Koma Selama 19 Tahun dan Tetap Hidup

Koma selama 19 tahun dan tetap hidup


Definisi Koma

Koma adalah situasi dan keadaan sesorang yang bisa dikatakan tidak sadar diri dalam jangka waktu tertentu yang disebabkan oleh menurunnya aktifitas di dalam otak. Sepintas oarng yang mengalami koma ini seperti tidur, namun dalam peristiwa ini bukan tidur untuk istirahat yang dapat membuat tubuh sehat tetapi justru lebih kepada gangguan kesehatan, bahkan dalam kasus tertentu dapat mengakibatkan kematian. 

Kisah Gary Bruce, yang mengalami koma selama 19 tahun

Umumnya, seseorang akan mengalami koma paling lama sekitar beberapa hari dan jarang lebih dari itu. Namun, ada pula yang cukup serius mengalami koma hingga waktu sampai berbulan-bulan lamanya. Jika hal itu terjadi, kemungkinan untuk meninggal dunia lebih besar. Tetapi kejadian berikut malah lebih ekstrem lagi, seperti yang dialami oleh Gary Bruce pemuda asal Polandia yang mengalami koma hingga lebih dari 19 tahun!
Kejadian ini pun sontak menggegerkan seluruh dunia. Bahkan yang paling bikin orang merasa keheranan ialah otak serta jalan pikiran Gary Bruce terus bekerja sepanjang koma berlangsung tersebut.

Ketika ia terbangun dari tidurnya yang panjang itu, Ia pun mengisahkan kalau sepanjang kurun masa tersebut Ia dapat mendengar, melihat, berpikir, serta menggingat seluruh kejadian yang pernah berlangsung sepanjang 19 tahun tersebut.
Tapi sayangnya, tubuhnya tak bisa bergerak, dan hal itulah yang mengakibatkan ia gelisah. Gary Bruce ialah seorang mantan pekerja perusahaan kereta api di Polandia pada tahun 1988 lalu, ia mengalami kecelakaan pada saat sedang bekerja yaitu ditabrak oleh kereta api sehingga mengakibatkan luka di kepalanya sampai ia menjadi koma serta tak bisa bergerak.
Setelah dokter memeriksa keadaanya, sang dokter pun sempat memvonis kalau kondisi Gary saat itu sangat memprihatinkan dan kecil kemungkinannya untuk sehat kembali seperti sediakala.

Tapi hal luar biasa itupun akhirnya datang kepada Gary, pada tanggal 12 april 2007 lalu Gary pun siuman dari tidurnya yang panjang itu. Setelah 1 minggu dari siuman itu ia benar-benar bisa sadar diri, ia pun bisa berbicara dengan lancar, bahkan istrinya pun menyebutkan jikalau "Gary bisa sadar dari tidur panjangnya ini bukanlah sesuatu keajaiban, tetapi melainkan hasil dari kerja keras yang juga teramat panjang. Dan saya tak pernah menyerah buat pengobatannya"
Gertrude, istrinya menyebutkan jikalau sepanjang 19 tahun ini kehidupannya amat menyedihkan. Ia menceritakan semua ini sambil berlinang air mata.

Penuturan Istri Gary

“Dari pertama kali ia tidur di ranjang ini, saya mulai merasakan perlahan hancur leburnya kehidupanku"
"Tapi saya merasa yakin dan percaya sepenuhnya kalau suamiku tak akan meninggalkan kami. Ia akan terus tetap bersama kami"
"Di kala itu saya sebisa mungkin merawat suamiku yang sakit di atas ranjang dan juga sekaligus merawat  ke 4 anak-anakku secara bersamaan pula. Saya tak memiliki uang, tetapi saya tetap berupaya keras untuk melewat ini semua" Kepahitan yang ia jalani dan lewati itu sepertinya tidak akan pernah dimengerti oleh orang-orang kebanyakan. Pada saat ia berada didepan suaminya ia berupaya sebisa mungkin untuk tidak meneteskan air mata. Walaupun tidak dapat dipungkiri pada saat ia sedang seorang diri ia akan meneteskan air matanya. Walaupun kehidupannya itu bisa dibilang menyedihkan tapi ia tak pernah meminta pertolongankepada orang lain, setiap pagi serta malam ia senantiasa merawat suaminya secara telaten dan sabar.

Setiap hari pula ia menemaninya serta berbicara dengannya. Ia tak peduli suaminya bisa mendengar ataupun melihat, ia terus saja berbicara, terkadang ia marah, terkadang tertawa. Tapi ia cuma bisa menatap suaminya tertidur diam di atas ranjangnya. Pada saat anak-anak sudah pulang sekolah, mereka akan bergantian merawat ayahnya itu di rumah tersebut. Setiap hari ketika ia hendak keluar rumah ia senantiasa selalu membiarkan televisinya menyala supaya suaminya bisa melihatnya. Walaupun tak adanya ekspresi apapun yang terlihat dari wajah suaminya, tetapi Gerturde merasa dengan begini, suaminya tak akan merasa bosan. Gertrude berkata sepanjang 19 tahun ini suaminya makan amat sedikit. Setiap hari saya selalu menyuapinya makan, minum, saya sesegera mungkin memasukkan makanan kedalam mulutnya secara pelan-pelan serta secara perlahan-perlahan hingga ia menelannya. Gertrude percaya dan yakin pada suatu hari nanti suaminya akan tersadar.

Kesabaran selama 19 tahun yang berbuah manis 

Dan ternyata kesabaran, keyakinan serta kegigihannya itu akhirnya berbuah manis, 19 tahun kemudian Gary sang suami tercinta itu terbangun dari komanya. Ia pun merasa amat bahagia. Kadang sesekali ia meneteskan air mata serta menangis tersedu-sedu ketika menatap suaminya kembali biasa saja serta menyisir rambutnya, memindahkan kursi, berolahraga .Gertrude bahkan terkadang sampai tidak percaya jikalau itu ialah suaminya yang pernah tidur diatas ranjang sepanjang 19 tahun. Gary menceritakan kepada istrinya bahwa ketika sepanjang ia berada di ranjang itu ia senantiasa sadar dengan apapun yang berlangsung di sekelilingnya tetapi saya cuma tak dapat bergerak, tak dapat berbicara. 

"Setiap hari yang saya bisa lakukan hanyalah berbaring. Saya tak tahu harus berbuat apalagi selain mengucapkan beribu-ribu berjuta-juta dan mungkin lebih untuk berterimakasih serta membalas jasa keluargaku" kata Gary. Saya tahu sekarang ini Polandia sudah menjadi lebih besar dari sebelumnya, pemilu yang diadakan di Polandia saya juga tahu, tetapi saya cuma dapat berbaring.
Begitulah Gary dapat mengenali pergantian dunia yang sepanjang ini berlangsung ketika ia sedang tertidur di atas ranjangnya walaupun hanya sekedar mengikuti berita lewat televisi. Sekarang Gary sudah sembuh serta kembali menjalani kehidupannya layaknya sediakala.
Dengan bangganya ia berkata kepada para wartawan: "Saya sangat berterima kasih kepada istriku serta anak-anaku, sampai akhir hidupku mereka tetap setia menemaniku, melakukan hal-hal  semuanya demi saya".

0 Response to "Koma Selama 19 Tahun dan Tetap Hidup"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel